Hello Sobat Matabiovision, pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pembelahan meiosis yang sering disebut sebagai pembelahan reduksi. Apa itu pembelahan meiosis dan mengapa disebut sebagai pembelahan reduksi? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!
Pembelahan Meiosis
Pembelahan meiosis adalah proses pembelahan sel yang terjadi pada sel-sel reproduktif untuk membentuk sel-sel anak yang memiliki setengah jumlah kromosom dari sel induknya. Pembelahan meiosis terdiri dari dua tahap, yaitu meiosis I dan meiosis II. Pada tahap meiosis I, terjadi pemisahan kromosom homolog, sedangkan pada tahap meiosis II, terjadi pemisahan kromatid. Proses ini menghasilkan empat sel anak yang memiliki setengah jumlah kromosom dari sel induknya.
Pembelahan Reduksi
Kenapa pembelahan meiosis disebut sebagai pembelahan reduksi? Hal ini karena dalam proses pembelahan meiosis, terjadi reduksi jumlah kromosom dari sel induknya. Ketika sel induk mengalami pembelahan meiosis, jumlah kromosomnya akan berkurang menjadi setengah dari jumlah kromosom sebelumnya. Misalnya, jika sel induk memiliki 46 kromosom, maka sel anak yang dihasilkan dari pembelahan meiosis akan memiliki 23 kromosom.
Pada tahap meiosis I, terjadi pemisahan kromosom homolog, sehingga jumlah kromosom pada sel anak yang dihasilkan menjadi setengah dari sel induk. Kemudian, pada tahap meiosis II, terjadi pemisahan kromatid, sehingga terbentuklah empat sel anak dengan jumlah kromosom setengah dari sel induk.
Peran Pembelahan Meiosis
Pembelahan meiosis memiliki peran penting dalam reproduksi seksual. Sel-sel reproduktif yang dihasilkan dari pembelahan meiosis akan bergabung dengan sel reproduktif yang lain untuk membentuk zigot, yang kemudian akan berkembang menjadi individu baru.
Sel-sel reproduktif yang dihasilkan dari pembelahan meiosis juga memiliki variasi genetik yang berbeda-beda. Hal ini terjadi karena pada tahap meiosis I terjadi crossing over, yaitu pertukaran materi genetik antara kromosom homolog. Proses ini menghasilkan kombinasi gen yang berbeda pada sel anak yang dihasilkan.
Kesimpulan
Dalam pembelahan meiosis, terjadi reduksi jumlah kromosom dari sel induknya, sehingga disebut sebagai pembelahan reduksi. Proses ini terdiri dari dua tahap, yaitu meiosis I dan meiosis II. Sel-sel reproduktif yang dihasilkan dari pembelahan meiosis memiliki setengah jumlah kromosom dari sel induknya dan memiliki variasi genetik yang berbeda-beda. Pembelahan meiosis memiliki peran penting dalam reproduksi seksual dan terjadinya variasi genetik pada sel-sel reproduktif.